Warta Sinodal

UKI Toraja Akan Segera Buka Program Studi S2 di Fakultas Teologi

03 September 2026 Gereja Toraja 771 kali dibaca
Pertemuan dipimpin Sekretaris Umum BPS Gereja Toraja (tengah kanan), bersama Rektor UKI Toraja (tengah kiri), di Aula Tongkonan Sangullele
Pertemuan dipimpin Sekretaris Umum BPS Gereja Toraja (tengah kanan), bersama Rektor UKI Toraja (tengah kiri), di Aula Tongkonan Sangullele Foto: Inforkom BPS Gereja Toraja - Krisnawati Ranteallo

Bertempat di Aula Tongkonan Sangullele, berlangsung pertemuan konsultasi antara Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Toraja Makale (YPTKM), Kamis (3/9/2026).

Pertemuan ini dihadiri oleh BPS Gereja Toraja, Sekretaris Umum, Pdt. Dr. Christian Tanduk, M.Th., M.H., bersama Ketua II, Pdt. Musa Sikombong, M.Th., dan Rektor UKI Toraja, Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak., CA., bersama Wakil Rektor, Dekan, sejumlah jajaran lainnya, serta Pengurus YPTKM, Wakil Ketua, Pnt. Yohanis Lintin Paembongan, S.Th., bersama Sekretaris, Pnt. Agustinus Talling, S.T.

Pertemuan ini membahas sejumlah hal strategis terkait Fakultas Teologi UKI Toraja, di antaranya perkembangan dan kebijakan yang sedang digumuli fakultas, perencanaan sumber daya manusia, khususnya penempatan pendeta tugas khusus dan tugas-tugas administrasi, serta progres pembukaan program Strata 2 (S2) Teologi di UKI Toraja yang direncanakan akan memulai program studi pada semester depan. 

Rektor UKI Toraja dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar pergumulan bersama ini dapat dibicarakan secara serius oleh pihak Yayasan dan BPS sebagai pembina, yang akan menentukan langkah ke depan bagi Fakultas Teologi.

"Kami datang dengan harapan apa yang sedang digumuli bersama ini dapat dibicarakan secara serius oleh yayasan dan BPS sebagai pembina yang akan menentukan bagaimana langkah ke depan di fakultas teologi. Kami akan segera kirim surat mengenai pembicaraan hari ini dan poin-poin yang sangat diperlukan untuk ditindaklanjuti," ujar Rektor UKI Toraja, Prof. Oktavianus.

Senada dengan hal tersebut, Ketua II BPS Gereja Toraja menegaskan pentingnya keberadaan pendeta sebagai dosen di Fakultas Teologi, sekaligus menjelaskan bahwa Bidang II telah merancang kebutuhan-kebutuhan pelayanan Gereja Toraja yang semestinya dapat dipenuhi melalui UKI Toraja.

"Harapannya pendeta yang akan tetap menjadi dosen di fakultas teologi. Bidang 2 telah merancang kebutuhan-kebutuhan di Gereja Toraja, yang seharusnya diproduksi di UKI Toraja. Ini yang membuat kami mendorong beberapa dosen untuk studi lanjut di bidang masing-masing," jelas Pdt. Musa, Ketua II BPS Gereja Toraja.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pertemuan ini menjadi harapan besar bagi UKI Toraja agar kinerja dosen dapat maksimal sesuai kebutuhan perguruan tinggi. Ditegaskan pula bahwa tantangan akan muncul apabila dosen hanya berfokus pada tugas mengajar tanpa menjalankan tridarma perguruan tinggi secara utuh, karena hal ini akan berdampak pada kinerja fakultas secara keseluruhan. Setiap langkah pengembangan pelayanan, termasuk dalam dunia pendidikan teologi, memerlukan koordinasi dan kebijaksanaan bersama dari berbagai pihak yang terlibat. Pertemuan konsultasi ini menjadi wujud nyata sinergi antar lembaga di lingkup Gereja Toraja dalam mempersiapkan sumber daya pelayanan yang berkualitas, sejalan dengan visi Gereja Toraja 2026-2031: Gereja Toraja Melayani Bersama dalam Harmoni.

Bagikan Warta Ini

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat.

Pilihan Warta

Warta Lainnya